28 Desember 2008

Starone-Indosat bintang lama yg masih dibutuhkan

Bosan menjadi Warneter (orang yang bolak-balik ke warnet), ga ada hotspot gratis ditempatku karena mungkin hanya kota kecil, ga mampu dan ga mau langganan internet tetap dan merasa tertipu dengan Wimode pra-bayarnya produk Esia-Bakrie Telecom. Catatan perjalananku dalam pencarian akses internet paling murah tapi ga perlu berlangganan belum berakhir, Penasaran dan ingin mencoba produknya Indosat yaitu Starone yang menurut gosip akses internetnya paling murah, walaupun saya sadar klo itu produk lama. Terbukti dengan susahnya cari kartu perdana dan voucher isi ulangnya, bahkan dari sekian counter di daerahku hanya satu counter besar yang menyediakannya dan anehnya petugas counternya bilang klo produk ini udah ga keluar lagi, benarkah?.

Dengan kecepatan akses 153 kbps, Rp.75/menit (time charge), Rp.1/kb (volume charge), saya rasa untuk sementara sudah cukup memenuhi kebutuhan akses internet untuk buka e-mail, browsing, blogging, dll. Walaupun ingin mencoba produk terbarunya Indosat 3,5 G yang gosipnya kecepatan aksesnya 7 x lebih cepat dan bisa nyampe 18Mbps. Khusus untuk produk Indosat 3,5G gosipnya juga mesti beli modem seharga Rp. 1.200.000, untuk hal ini sejujurnya ada sedikit phobia karena merasa pernah tertipu dengan Wimode Esia-Bakrie Telecom yang 3 bulan berikutnya biaya aksesnys jadi mahal dan ga jelas perhitungannya, dan modem Wimode nya pun ga laku di jual kembali, makanya untuk sementara hanya bisa wait and see.

Internet Dengan HP CDMA itulah judul artikel yang di tulis Agus Syahputra, adaapanya@gmail.com, http://adaapanya.blogspot.com, yang saya dapatkan dari www.ilmukomputer.com. Dengan panduan dalam artikel inilah saya mencoba menjajaki akses internet dengan hp CDMA ladu yang saya miliki tipe Nokia 2112 dan kabel data usb DKU-5 atau CA-42, ditambah artikel berupa file pdf tentang instalasi kabel data usb DKU-5 dan instalasi modem yang saya dapatkan dari websitenya Indosat-Starone.

Ada beberapa penomena aneh yang saya alami setelah proses instalasi driver kabel data usb DKU-5 dan instalasi diver modem, dan proses koneksi baru dial-up connection hasilnya kok tetap ga mo akses internet, setelah instalasi PC Suite dan uninstall kembali, baru bisa connect ke internet, penomena lain selama proses koneksi internet hp ku baterainya jadi agak panas dan cepat habis, penomena lainnya jika kabel data di cabut atau hpnya mati proses install dan uninstall PC Suite harus dilakukan supaya bisa akses internet lagi, penomena lainnya lagi kok susah banget dial ke #777 mesti redial beberapa kali, dan kadang2 koneksi terputus ditengah jalan dan koneksinya kok lambat banget, kenapa yah … ?, klo ada yg tau jawabannya jangan malu dan sungkan tuk beri komentar dan saran.

19 Desember 2008

Dipoyok Dilebok

Lagi-lagi akses internet merupakan kendala utama untuk mencoba merangkak menuju puncak impian. Lagi-lagi dengan pulsa 10.000 cuma cukup untuk buka e-mail, download foto terbaru keponakanku yang di Jakarta, dan isi form google adsense, ga lebih dari itu sekitar 30 menit lebih dikit ….. koneksi terputus.

“Dipoyok Dilebok” itulah peribahasa urang sunda tentang penomena ini, udah tau wimode prabayar tarif akses internetnya mahal dan ga jelas, tapi masih maksain dipakai untuk akses internet. Anehnya lagi dengan menggunakan usb modem wimode prabayar digunakan untuk posting artikel tentang wimode parabayar itu sendiri, yang notabene isi artikelnya mengupas sisi jelek atau keluhan atau pengalaman pribadi sebagai konsumen wimode prabayar yang merasa dirugikan. Dan mudah-mudahan ini merupakan kritik atau saran yang secara tidak langsung buat pihak Wimode (Esia–Bakrie Telecom).

Mungkin kutipan syair lagu Slank bisa merepresentasikan penomena ini.

Pernah berfikir tuk pergi, dan terlintas tinggalkan kau sendiri, sempat ingin sudahi sampai disini, coba lari dari kenyataan, tapi ku tak bisa …... belum bisa untuk beralih ke yang lain

Lalu mau apa lagi, kalo kita sudah ga saling mengerti, sampai kapan bertahan seperti ini …. karena diriku selalu rugi

Sabar-sabar aku coba sabar, sadar-sadar seharusnya ….. pihak Wimode (Esia–Bakrie Telecom) sadar.

Gosip yang beredar katanya Starone (Indosat) tarif akses internetnya paling murah diantara yang lain, cuma Rp. 75/menit, benarkah ?.

Ga kuat ….. belum yampe 45 menit, udah …..

Tepatnya jam 1:00 WIB, saya coba akses internet lagi pake wimode prabayarku untuk posting content berupa 14 artikel tentang jaringan telekomunikasi di minculaktelekomunikasi.blogspot.com. Sebelumnya artikel yang akan diposting emang udah dibuat dulu di word, supaya tinggal copy paste. 15 menit pertama mah masih terasa asoy, tapi 30 menit berikutnya ….. . Eh bener aja lagi asoy-asoynya menikmati copy, paste, dan posting tiba-tiba ….. , ya ga bisa ditahan lebih lama lagi nih, akhirnya ….. koneksi terputus. Kecewa kesekian kali, belum nyampe 45 menit udah …... abis pulsanya. Tapi untungnya (orang Indonesia selalu berbesar hati walupun dirugikan masih bisa bilang untung) semua content berupa 14 artikel berhasil diposting, walaupun belum sempat diedit sehingga layoutnya kelihatan acak adut. Kapan nih pihak Wimode (Esia - Bakrie Telecom) mau menurunkan tarif akses internet wimode prabayarnya ?.

15 Agustus 2008

10.000 Kok Setengah Jam !

Dengan pulsa 10.000 waktu akses internet pake Wimode prabayar (Esia-Bakrie telecom) mestinya 1 jam 12 menit 48 detik, kok baru 30 menit koneksi terputus. Coba disconect lalu connect lagi tetap ga bisa. Coba restart komputer, lalu connect lagi masih tetap ga bisa. Penasaran cek pulsa, ternyata sisa pulsa kok cuma tinggal 500 lagi. Kenapa ya ?

12 Agustus 2008

Selamat Datang

Selamat Datang di Minculak.blogspot.com